Hati Ternyata Bisa Berkarat, Apa Ya Penyebabnya? – Detak Berita

ilistrasi

BERITA ISLAMI – Banyak berbuat maksiat, dosa dan lalai dari mengingat Allah akan menyebabkan hati berkarat.

Allah berfirman,

كَلَّا ۖ بَلْ ۜ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِم مَّا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ

“Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka”
(QS. Al-Muthaffifin : 14)

Ali bin Abi Thalib berkata tentang ayat di atas,

“Sesungguhnya iman itu terlihat seperti sinar yang putih, apabila seorang hamba melakukan kebaikan, maka sinar tersebut akan tumbuh dan bertambah sehingga hati (berwarna) putih. Sedangkan kemunafikan terlihat seperti titik hitam, maka bila seorang melakukan perkara yang di haramkan, maka titik hitam itu akan tumbuh dan bertambah hingga hitamlah (warna) hati”

Berkata Al Hasan al-basri tentang ayat di atas,

“Yaitu dosa yang semakin menumpuk sampai hati itu buta, dan akhirnya mati”

Semakin dosa-dosa seseorang menumpuk, akan ada tanda dalam hatinya, dan ketika itulah hati menjadi buta dan tidak sanggup untuk menerima kebenaran dan baiknya agama.

Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,

“إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا أَذْنَبَ ذَنْبًا كَانَتْ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ فِي قَلْبِهِ، فَإِنْ تَابَ مِنْهَا صُقِلَ قَلْبُهُ، وَإِنْ زَادَ زَادَتْ، فَذَلِكَ قَوْلُ اللَّهِ:

“Sesungguhnya seorang hamba itu apabila melakukan suatu dosa, maka terjadilah noktah hitam di hatinya dan apabila ia bertaubat darinya, maka noktah itu lenyap dari hatinya dan menjadi cemerlang dan apabila ia menambah dosanya lagi, maka bertambah pulalah noktahnya”
(HR. At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Ibnu Majah)

قال أبو بكر الصديق
. ما جفت الدموع إلا لقسوة القلوب، وما قست القلوب إلا لكثرة الذنوب.

Berkata Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq رضي الله عنه:

“Tidaklah menjadi beku air mata melainkan karena bekunya hati. Dan tidak akan menjadi beku melainkan karena banyaknya dosa”

Wallahu A’lam
Ustadz Abdul Aziz
Al Barokah, Jember

DB

Related posts

Leave a Comment