Kemunculan Kerajaan Fiktif King of The King Diselidiki Pihak Kepolisian

Kerajaan Jing Of The King 1 detakberita
Spanduk bertuliskan 'King of the King' yang sempat terpasang di wilayah Pros Plawad, Kotan Tangerang. (ist)
Spanduk bertuliskan ‘King of the King’ yang sempat terpasang di wilayah Pros Plawad, Kotan Tangerang. (ist)

DETAK BERITA – Kerajaan King of The King muncul di Kota Tangerang. Diduga terjadi penipuan dibalik kerajaan fiktif ini. Pihak Kepolisian Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan terhadap kerajaan King of The King.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, Polisi masih menunggu laporan dari masyarakat yang merasa menjadi korban penipuan terkait King of The King tersebut.

“Kemarin ada indikasi masyarakat yang memang sudah merasa tertipu, kami masih nunggu laporan dari masyarakat. Kami juga mengharapkan kepada masyarakat yang merasa tertipu untuk segera melapor”, ujar Yusri ketika dikonfirmasi, Sabtu (1/2/2020).

Berdasarkan informasi dari masyarakat, kerajaan fiktif tersebut menipu korbannya mulai dari Rp 1,7 juta hingga Rp 2 juta. Mereka menjanjikan akan mengembalikan uang korban dengan nominal yang lebih tinggi.

Meski begitu, Polisi hingga kini masih belum menerima laporan resmi dari masyarakat terkait penipuan tersebut.

“Memang (nominal uang penipuan) hampir Rp 1,7 juta sampai dengan Rp 2 juta. Mereka (korban) harus membayar kepada kelompok ini dengan menjanjikan seperti apa yang sudah didapat Rp 3 miliar”, terang Yusri.

Untuk diketahui, Porles Metro Tangerang Kota telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus kerajaan fiktif King of The King di Kota Tangerang. Ketiga tersangka tersebut berinisial MSN alias N, F alias D dan P.

Tersangka MSN alias N berperan sebagai pimpinan wilayah King of The King Indonesia Mercusuar Dunia (IMD). Sedangkan tersangka F alias D dan P bertugas melakukan pemasangan spanduk di wilayah Kota Tangerang.

Akibat perbuatannya, ketiga tersangka untuk saat ini dijerat dengan Pasal 14 dan 15 KUHP tentang pemberitaan bohong.

Selain itu, pihak Kepolisian di daerah lain juga tengah mengusut tindak pidana yang dilakukan kelompok King of The King.

Salah satu kelompok King of The King yang terungkap ialah di Kutai, Kalimantan Timur. Polresta Kutai Timur mengungkapkan ada 93 orang di Kalimantan Timur yang menjadi korban penipuan kerajaan King of The King.

DB

Related posts

Leave a Comment