Polisi Kejar Otak Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Pulo Mas

Tim Tekab Polda metro jaya yang melakukan penggerebekan. (ifand)
Tim Tekab Polda metro jaya yang melakukan penggerebekan. (ifand)
Tim Tekab Polda metro jaya yang melakukan penggerebekan. (ifand)

DETAK BERITA – Upaya pengejaran otak penculikan di Pulo Mas, Jakarta Timur, tengah diintensifkan oleh jajaran penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Adapun otak dari penculikan itu ialah pemilik perusahaan PT OHP berinisial A yang kini masuk dalam daftar buron.

“Kita lakukan pengejaran, In shaa Allah secepatnya kita kita tangkap”, ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (16/1/2020).

Ia mengatakan, DPO “A” melalukan penculikan dan penyekapan dikarenakan korban MS diduga menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp 21 juta. MS diketahui merupakan manajer dari PT OHP.

“Memang hasil audit menyatakan itu, tapi memang tindakan si pemilik perusahaan ini seharusnya melaporkan. Tapi dia melakukan tindakan sendiri”, kata Yusri.

Padahal, korban mempunyai itikad baik untuk menyelesaikan kasus tersebut ketika tiba di kantor. Tetapi begitu tiba di kantor, MS justru disekap oleh “A” dan tiga tersangka lainnya.

“Dia (A) lakukan penganiyaan ke korban dengan cara menyundut dan memukul korban selama kurang lebih seminggu”, jelas Yusri.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaha menggerebek sebuah rumah di kawasan Pulo Mas, Jakarta Timur, Rabu (15/1/2020).

Pasalnya, rumah yang juga lokasi kantor PT OHP di Jalan Pulo Mas Barat, Pulo Gadung, Jakarta Timur, itu dilaporkan sebagai tempat penyekapan. Setelah melakukan penggerebekan, Polisi membebaskan korban MS.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Suyudi Ario Seto mengatakan, pihaknya meringkus tiga orang terkait kasus penyekapan tersebut.

DB

Related posts

Leave a Comment