Menko Polhukam Mahfud MD Ragukan Pernyataan Rizieq

Menko Polhukam Mahfud MD detakberita

Menko Polhukam Mahfud MD detakberita

DETAK BERITA – Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebutkan, ia mendapat laporan bahwa Rizieq Shihab sudah dicekal selama lebih kurang 1,5 tahun alias 17 bulan.

Akan tetapi satu hal yang membuat Mahfud bertanya-tanya adalah, menurut hukum yang berlaku di Indonesia, sebuah pencekalan terhadap seseorang maksimal 6 (enam) bulan.

“Jadi begini, sampai hari ini tidak ada bukti atau indikasi pencekalan atau pemerintah Indonesia mencekal Habib Rizieq. Karena menurut hukum Indonesia, seseorang dicekal itu maksimal 6 bulan”, ujar Mahfud kepada wartawan di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (12/11/2019).

Oleh karena itu, Mahfud secara pribadi dan dalam kapasitasnya sebagai Menko Polhukam dan pakar hukum tata negara, heran bukan main mendengar kabar yang viral pula di media sosial bahwa Habib Rizieq mengaku dicekal pemerintah Indonesia 1,5 tahun.

Dengan demikian, Mahfud menduga kuat, Rizieq Shihab dicekal bukan dalam kerangka sedang bermasalah dengan pemerintah Indonesia, akan tetapi dengan pemerintah Arab Saudi.

Sehingga, soal pencekalan 1,5 tahun yang diklaim Rizieq bisa dipertanyakan ke otoritas hukum atau keamanan Arab Saudi.

“Dia (Rizieq Shihab) mengaku sudah 1,5 tahun dicekal, berarti tidak bermasalah dengan Indonesia dia itu. Harus ditanyakan kepada pemerintah Arab Saudi, kenapa dicekal?” ujar Mahfud.

Bahkan, Mahfud menantang siapapun pihak yang dengan sengaja menyebarkan atau memviralkan surat pencekalan Rizieq Shihab selama 1,5 tahun itu agar menunjukkan surat tersebut kepadanya.

Jika memang terbukti pemerintah Indonesia yang melakukan pencekalan terhadap Rizieq Shihab, Mahfud siap membereskan semuanya.

“Kalau ada buktinya bahwa Indonesia yang mencekal, bilang saya! Nanti saya selesaikan. Begitu saja!” tegas Mahfud kepada wartawan.

DB

Related posts

Leave a Comment