170 Orang Ditahan Saat Demo Berujung Ricuh di DPR RI, Termasuk 4 Mahasiswa dan Pelajar

Demo Mahasiswa Gedung MPR 3 Okt 19 detakberita

 

Demo Mahasiswa Gedung MPR 3 Okt 19 detakberita

Demo mahasiswa di depan DPR/MPR RI menuntut penundaan pengesahan RUU Pertanahan, RUU Minerba, RUU KUHP, dan RUU Pemasyarakatan.

DETAK BERITA – Polisi mengamankan 1.365 orang pengunjuk rasa yang berujung ricuh di sekitar gedung DPR RI, pada 30 Septenber 2019 lalu. Mereka terdiri dari mahasiswa, pelajar dan masyarakat sipil.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, dari 1.365 orang yang diamankan, hanya 380 orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan perusakan fasilitas umum dan juga membawa senjata tajam (sajam).

“Kemudian dari 1.365 itu kita menetapkan tersangka sejumlah 380 tersangka kita tetapkan. Dari 380 tersangka ada 179 kita tahan”, ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (3/10/2019).

Namun dari 179 tersangka yang ditahan, mayoritas merupakan masyarakat sipil. Sedangkan mahasiswa dan pelajar yang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan hanya ada empat orang.

“Dari 179 kita lakukan penahanan itu ada 2 pelajar yang kita tahan, yaitu dia bawa sajam kena UU darurat dan 2 mahasiswa yang kita tahan. Dikenakan Pasal 170 atas pembakaran Pospol dan pengerusakan di saat unjuk rasa terdapat 2 orang”, jelasnya.

Argo menyebut, para tersangka memiliki peran bervariasi dalam aksi rusuh tersebut. Ada yang merusak, membakar fasilitas umum, bahkan ada pula yang melakukan perlawan terhadap aparat Kepolisian.

Namun, Polisi hingga kini masih terus melakukan penyidikan terhadap para tersangka. Adapun para tersangka ini tak hanya berasal dari Jakarta, namun ada pula yang berasal dari luar Jakarta.

“Jadi ada beberapa pelaku yang datang ke Jakarta yang sudah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. Terdapat massa dari Depok, Bekasi, Jateng, Sumatera, Bogor, dan Jabar yang kita amankan”, pungkasnya.

DB

Related posts

Leave a Comment