Sekitar 2000 Atlet Karate Nasional dan Mancanegara Akan Bertarung di Surabaya

WhatsApp Image 2019-07-02 at 17.21.49

WhatsApp Image 2019-07-02 at 17.21.49SURABAYA, Detakberita -Setelah vakum selama sekitar tiga tahun,  Surabaya kembali menjadi tempat pagelaran kejuaraan karate kelas Internasional  dengan titel “Walikota Surabaya International Open Karate Championship 2019”, yang digelar oleh Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kota Surabaya mulai tanggal 26-28 Juli 2019, di Gedung DBL Arena Surabaya.

Turnamen ini akan diikuti  sekitar 2000 atlet dari berbagai provinsi dan atlet manca negara. “ Kami telah membuka pendaftaran muali Januari hingga Juli, dan beberapa negara sudah menyatakan kesediannya untuk itku serta, diantaranya adalah Brunei Darussalam, Malasyia dan Malta, “ujar Ketua Forki (Federasi Olahraga Karate Indonesia) Surabaya, Ozzie Nieuweenhauyzen, Selasa (2/7/2019).

Selain itu, Turnamen ini juga sebagai pemanasan para atlet nasional sebelum berlaga di arena Pra PON Papua. “ Sebagian besar atlet nasional akan turun pada kejuaraan tersebut diantaranya peraih medali emas Asian Games 2018, Rifqi Ardiansyah,” tambahnya.

Sementara itu untuk usia terbagi dalam beberapa kategori. Mulai pra junior, junior, senior dan veteran. “Yang istimewa kami mengadakan kelas untuk TNI dan Polri,” bebernya.

Pihaknya sengaja membuat berbeda pada event kali ini, Forki Kota Surabaya sebagai penyelenggara akan memadukan konsep olahraga dan Entertainment agar lebih menarik, “ Olahraga Karate sangat digemari masyarakat, ada sekitar 5 juta atlet karate di seluruh Indonesia, oleh karena itu perlu konsep lain dalam setiap kejuaraan agar lebih menarik dan lebih populer seperti kejuaraan MMA, “ujarnya.

Oleh karena itu pada pembukaan nanti bakal ada acara menarik, yaitu fashion show yang menghadirkan model secara langsung. “Dalam acara tersebut juga ada karateka juga yang ikut fashion show,” tuturnya.

Rencananya pembukaan kejuaraan tersebut akan dihadiri Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, yang juga Ketua Umum Pengurus Besar(PB) Forki, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Walikota Surabaya Tri Rismaharini. (erw)

 

 

 

 

Related posts

Leave a Comment