Basis Dukungan Pemilih Islam Cenderung ke Jokowi

debat-capres-antarafoto--1_ratio-16x9

debat-capres-antarafoto--1_ratio-16x9JAKARTA, Detakberita– Tujuh lembaga mengakui, sejak Oktober 2018 hingga Maret 2019, basis dukungan Jokowi-Ma’ruf di kalangan pemilih Islam memang cenderung menguat. Sementara kelompok undecided voters kian rendah.

“Pemilih Islam di Prabowo-Sandi juga cenderung menguat, tapi kenaikannya landai. Mereka juga kalah unggul dengan pemilih non-muslim yang 87 persen memilih Jokowi-Ma’ruf. Hanya 8 persen pemilih non-muslim yang memilih Prabowo-Sandi,” papar Burhanudin di kantor Indikator, Jakarta Pusat, Rabu (3/4/2019).

Sementara survei ini dilakukan terhadap 1.220 responden dengan metode random sampling. Adapun margin of error sebesar 2,9 persen dan tingkat kepercayaanya 95 persen. Survei ini dibiayai secara mandiri.

Jika di Pilpres 2014 Prabowo lebih unggul, lanjutnya, kini di Pilpres 2019 Jokowi yang unggul di kalangan pemilih Islam. Ia menjelaskan, Jokowi-Ma’ruf unggul besar di umat muslim yang berafiliasi dengan organisasi masyarakat Nadhlatul Ulama (NU) dan ormas lain.

Dalam hasil survei, tingkat keterpilihan Jokowi-Ma’ruf di kalangan pemilih NU adalah 62,7 persen. Adapun Prabowo-Sandiaga 31,9 persen. “Untuk ormas lain, Jokowi-Ma’ruf unggul 58,3 persen dan Prabowo-Sandi 35,8 persen,” jelas Burhanudin. (erw)

 

Related posts

Leave a Comment