Inovasi, PT Pegadaian (Persero) Buka Cafe The Gade Ke-22

Hallo-Indonesia-Dirut-PT-Pegadaian-Persero-Sunarso-melayani-nasabah-di-kafe-Pegadaian

Hallo-Indonesia-Dirut-PT-Pegadaian-Persero-Sunarso-melayani-nasabah-di-kafe-PegadaianSurabaya, Detakberita- PT Pegadaian (Persero) terus berbenah dan melakukan inovasi untuk menggaet nasabah. Perusahaan gadai milik pemerintah ini memperluas jaringan The Gade Coffee & Gold di Kota Surabaya.

Surabaya menjadi pengembangan The Gade Coffee & Gold yang ke-22 se-Indonesia. Keberadaan kafe ini bertujuan untuk memberikan wadah kepada anak muda, mereka akan dimanjakan dengan ‘nongkrong dan ngopi’ serta bisa melihat fasilitas milik Pegadaian. Karena Pegadaian memiliki banyak produk yang bisa dimanfaatkan anak muda saat ini.

“Banyak produk kita yang bisa dimanfaatkan anak muda. Kita memang sengincar segmen milenial, mereka bisa di kafe dan memanfaakan fasilitas serta produk Pegadaian,” kata Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Sunarso di sela-sela launching The Gade Coffee & Gold ke-22 di Jalan Dinoyo, Surabaya.

Sunarso mengatakan, peluncuran The Gade Coffee & Gold ini sebagai bentuk perubahan yang dilakukan Pegadaian. Menurut dia, Pegadaian melakukan perubahan menjadi lebih baik, mulai dari perbaikan gedung hingga sistem pendekatan kepada milenial. Saat ini, anak muda menjadi target penting, untuk itu Pegadaian melakukan pendekatan yang sesuai dengan apa yang di sukai anak muda.

Anak muda yang masih malu-malu untuk datang ke outlet Pegadaian bisa melakukan transaksi di kafe. Karyawan pegadaian akan melayani nasabah dengan sebaik-baiknya. “Jadi sebagian masyarakat yang masih malu-malu datang di outlet dapat melakukan transaksi di kafe. Karyawan kami akan melayani transaksi mulai pukul 10.00 WIB (pagi) sampai 22.00 WIB (malam),” ujarnya.

Saat ini, ungkap Sunarso, jumlah nasabah Pegadaian di seluruh Indonesia sebesar 10 juta orang. Dari jumlah itu, sebanyak 60 persen merupakan nasabah milenial. Mereka kebanyakan memanfaatkan produk Pegadaian berupa ‘tabungan emas’. Bahkan kedepan, lanjut dia, orang yang membutuhkan uang bisa dilakukan secara online.

Tahun 2018, beber dia, pencapaian Pegadaian sangat luar biasa, ada 3 ton masyarakat yang menabung emas, dengan jumlah penabung sebesar 1.400 nasabah. Jumlah tersebut diprediksi akan mengalami peningkatan, karena Pegadaian akan lebih agresif untuk menambah jumlah nasabah.

“Kita akan menggunakan digital sebagai tempat melakukan transaksi. Saya yakin nasabah akan bertambah lebih banyak dibandingkan tahun ini,” ucap Sunarso.(erw)

Related posts

Leave a Comment