Kurangi Kejenuhan, Ini yang Dilakukan Panitia Pelatihan Jurnalistik Kampus Wiyung

WhatsApp Image 2018-09-16 at 09.41.26

WhatsApp Image 2018-09-16 at 09.41.26SURABAYA, Detakberita – Banyak cara dilakukan, agar pelatihan tidak menjenuhkan para pesertanya. Hal tersebut juga berlaku pada pelatihan dan lomba jurnalistik yang dilakukan kampus Wiyung (ASMI, STKIP BIM, dan UWP) . Panitia event berusaha membuat enjoy dengan menggelar berbagai  game atau permainan bagi peserta pelatihan dan lomba agar tidak jenuh.

“Kami sengaja membuat permainan supaya adik-adik siswa SMA, SMK, dan MA tidak jenuh,” kata Nita, salah satu panitia Pelatihan dan Lomba Jurnalistik Tingkat Dasar SMA/SMK/MA se-Jatim di Kampus Wiyung, Surabaya, Sabtu, 15 September 2018.

Nita mengatakan,  untuk membuat peserta jurnalistik merasa nyaman, panitia akan membuat kejutan-kejutan yang tidak terduga. Game atau permainan yang diberikan sengaja tidak dirancang dan tanpa ada pemberitahuan kepada peserta. Dengan begitu, peserta tidak bisa mengira apa isi permainan yang disuguhkan.

Tadi, lanjut Nita, permainan yang diberikan kepada peserta pelatihan dan lomba ini bertujuan untuk mengakrabkan siswa satu dengan lainnya. Karena, selama kebersamaan ini tidak baik kalau siswa tidak memiliki keakraban. “Kalau seperti ini kan bagus, siswa saling mengenal,” ujarnya.

Dalam pengelompokan yang dilakukan panitia, siswa-siswa dari berbagai sekolah di Jatim ini diacak menjadi tiga kelompok. Mereka dimasukan didalam ruang kelas untuk mendapatkan wawasan dan pengetahuan menulis secara cepat. Ada tiga tutor yang disediakan, mereka akan membimbing siswa-siswa ini menjadi seorang penulis handal.

“Disini ajang mengetahui bagaimana menulis dengan benar. Siswa dituntut untuk mengembangkan pemikiran secara luas, dan memutuskan bagaimana membuat tulisan yang menarik dan penting,” terang Nita.

Sementara Direktur Akademi Sekretaris dan Manajemen Indonesia (ASMI) Surabaya, Nurul Kusumawardhani Syah mengatakan, event pelatihan jurnalistik dan lomba ini sangat penting untuk wawasan siswa. Ia mengaku telah meminta mahasiswanya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada peserta.

“Saya sudah minta supaya panitia yang juga mahasiswa ASMI membuat suasanya se-nyaman mungkin. Kami tidak ingin pelatihan dan lomba ini tidak sukses, kami ingin semua sukses,” ujarnya.

Dalam acara ini, diantara sekolah yang mengikuti pelatihan dan lomba ini adalah, SMA Wijaya Putra, SMK Wijaya Putra, MA Darussalam Kedamaian, SMA Muhammadiyah 2, SMA Kartika Persit, SMK Prestasi AL Fatah, SMA Kemala Bhayangkari 1, SMA Muhammadiyah 3, SMKN 1 Surabaya, SMA Ta’miriyah, SMKN 4 Surabaya, SMK Tanwir, SMAN 12, SMA Hasyim As’ary, SMA Wachid Hasyim I, dan SMA Wachid Hasyim 5. (win)

Related posts

Leave a Comment