Tingkatkan Perdagangan Otomotif, GIIAS 2018 Surabaya Tampil Lebih Luas Dan Lama

WhatsApp Image 2018-09-15 at 19.28.37

WhatsApp Image 2018-09-15 at 19.28.37SURABAYA, Detakberita- Pagelaran Pemeran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS)Surabaya 2018, Grand City Convex Surabaya, 15-23 September 2018, secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dengan area yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.

Ketua III GAIKINDO, Rizwan Alamsjah mengatakan tahun ini GIIAS Surabaya Auto Show dilaksanakan lebih lama dan lebih luas. Pengunjung akan diajak untuk mengelilingi seluruh area pameran mulai dari pintu masuk utama Convention Hall di lantai 3, dilanjutkan ke Exhibition Hall di lantai Ground, lalu dapat ditutup dengan bersantai di area outdoor.

“Sejalan dengan tema kali ini yakni Autovaganza, diharapkan GIIAS Surabaya tahun ini akan menjadi pesta otomotif yang akan memuaskan rasa penasaran pengunjung yang sudah menanti kejutannya,”ujarnya, saat pembukaan GIIAS 2018 Surabaya, Sabtu (15/9).

Ia menambahkan kehadiran rangkaian GIIAS di Surabaya dikarenakan kota ini merupakan titik pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur, “Dengan penyelenggaraan ini, GAIKINDO optimis bahwa Provinsi Jawa Timur akan selalu mengalami pertumbuhan ekonomi yang semakin meningkat seiring dengan terus tumbuhnya industri otomotif disini,” ungkapnya.

Rizwan juga menyatakan bahwa melalui GIIAS Surabaya Auto Show, GAIKINDO turut mengajak para pelaku industri otomotif di Jawa Timur khususnya Surabaya agar terus membangun dan tumbuh seirama dengan perkembangan industri otomotif.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Provinsi Jawa Timur, Drajat Irawan mengapresiasinya penyelenggaraan pameran GIIAS Auto Show 2018 yang melibatkan Industri Kecil Menengah (IKM) otomotif dari Jawa Timur.

“Atas nama pemerintah provinsi Jawa Timur saya menyampaikan apresiasi kepada GIIAS sehingga bisa memfasilitasi IKM kami dan diikutsertakan pada event berskala internasional ini.” ujar Drajat saat memerikan sambutannya.

Dikatakan Drajat, di tengah ketidakpastian global Jawa Timur tetap mengalami pertumbuhan ekonomi pada semester 1 sebesar 5,55% di atas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,17%, Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Jawa Timur mencapai 544,43 triliun rupiah dengan pendominasian sektor industri pengolahan sebesar 29.09%”. Drajat menambahkan bahwa nilai eksport Jawa Timur untuk industri otomotif (velg, tutup velg, rem, dan rem piston) pada tahun 2017 mencapai 256,56 Juta USD. (win)

 

 

 

Related posts

Leave a Comment