Anies Larang Potong Hewan Kurban Radius 1 Km, Pengurus Masjid Resah

Hewan Kurban detak berita

Hewan Kurban detak berita

Foto ilustrasi

JAKARTA, Detak Berita — Pengurus mesjid yang terkena pelarangan memotong hewan kurban di radius 1 Km seperti arena Pacuan Kuda Pulomas, Jakarta Timur, khawatir dengan jumlah hewan kurban menurun sehingga warga miskin yang menerima juga menurun.

Sedikitnya ada sekitar 35 masjid yang dilarang memotong hewan kurban di seputar Pulomas.

Hal ini misalnya dirasakan oleh Ahmad, pengurus masjid di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, yang masjidnya termasuk terdampak larangan tersebut.

Bahkan, menurutnya, aturan tersebut juga berdampak pada penjual kambing yang dilarang membawa kambing pada radius tersebut meskipun bukan mengantar hewan kurban.

“Ini kemarin tukang kambing bilang, meskipun melintas saja enggak boleh. Padahal bukan mengantar ke dalam radius 1 km. (Ini) kelewatan”, ujarnya.

GoTravelKita.com

Ahmad menjelaskan, di antara alasan keresahan dan keberatan mereka adalah karena pelaksanaan ibadah kurban merupakan perintah agama yang selama ini selalu rutin mereka jalankan. Tapi kenapa kali ini dilarang.

Juga karena, pelarangan ini dikhawatirkan membuat jamaah, terutama pengkurban yang selama ini rutin berkurban di masjidnya, tidak terima dengan pelarangan tersebut.

Diketahui, berdasarkan Intruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 76 Tahun 2018, diatur soal pengendalian dan penampungan hewan qurban pada area beradius 1 kilometer dari Pacuan Kuda Pulomas, saat pergelaran Asian Games 2018.

Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Suku Dinas KPKP Jakarta Timur Irma Budiany mengatakan, ada 35 masjid di enam kelurahan yang terdampak aturan tersebut.

Kelurahan tersebut antara lain Kayu Putih, Rawamangun, Pulogadung, Jati, Kelapa Gading Barat, dan Kelapa Gading Timur.

Untuk mengakomodasi 35 masjid itu, Irma mengatakan, pihaknya akan menyembelih hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) PD Dharma Jaya, Cakung.

Hanif, pengurus DKM Masjid At-Taqwa, Rawamangun, yang masjidnya berada dalam radius 1 kilometer dari Pacuan Kuda Pulomas meskipun tidak terdampak larangan itu, mengungkapkan larangan tersebut akan menimbulkan kesulitan.

Ahmad mengatakan, beberapa waktu lalu pihak Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, mengirimkan ke masjidnya dan masjid-masjid sekitar surat yang berisi larangan tersebut.

Surat Lurah tertanggal 30 Juli 2018 itu menindaklanjuti Intruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 76 Tahun 2018.

Menurut Gubernur DKI aturan itu antara lain dalam rangka mendukung pelaksanaan Asian Games.

“Serta menjaga status Equine Disease Free Zone atau perlindungan terhadap kuda peserta Equestrian dari berbagai penyakit hewat”, jelasnya dalam surat yang ditandatangani Gubernur Anies Baswedan di Jakarta tertanggal 23 Juli 2018.

DB

Related posts

Leave a Comment