Gunung Agung Erupsi Kembali, Abu Vulkanik Capai 2.000 Meter

Gunung Agung Erupsi 2.000 Meter detak berita

MATARAM, Detak Berita — Gunung Agung kembali mengeluarkan debu abu vulkanik. Erupsi Gunung Agung terjadi sekitar pukul 11:20 Waktu Indonesia Tengah (WITA).

“Telah terjadi erupsi Gunung Agung, Bali pada tanggal 9 Juli 2018 pukul 11:20 WITA dengan tinggi kolom abu teramati ± 2.000 M di atas puncak (± 5.142 m di atas permukaan laut)”, kata, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Agung Pramuja, Senin (9/7/2018).

Ia menyebutkan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Agung, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat.

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 24 milimeter (mm) dan durasi ± 2 menit 42 detik. Saat ini G. Agung berada pada Status Level III (Siaga).

Untuk itulah, masyarakat di sekitar G. Agung dan pendaki / pengunjung / wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari Kawah Puncak G. Agung.

Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan G. Agung yang paling aktual/terbaru.

“Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung”, paparnya.

DB

Related posts

Leave a Comment