Tidak Bisa Bayangkan Jika Indonesia Tanpa NU

15287643605b1f17c805fe2
15287643605b1f17c805fe2Jember, Nahdlatul Ulama (NU) adalah benteng negara Republik Indonesia. Sebagai salah satu elemen masyarakat yang punya saham terhadap pendirian republik ini, NU selalu berada di garda terdepan untuk menghadapi ancaman disintegrasi bangsa oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Sekretaris PCNU Jember,  Moch Eksan saat buka puasa bersama dengan para pengurus NU Kecamatan Silo di Dusun Sempolan Onjur, Desa Sempolan, Silo, Jember, Jawa Timur, Selasa (12/6).
Menurutnya, kepedulian NU dalam menjaga keutuhan bangsa, bukan sekadar klaim atau pengakuan yang mengada-ada. Sebab, catatan sejarah cukup gambang memperjelas fakta tersebut. “Betapa NU melalui tokoh-tokohnya, Ansor dan sebagainya ikut  berjibaku dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” jelasnya.
“NU merupakan salah satu benteng kuat Indonesia. Saya tidak bisa membayangkan seandainya tidak ada NU di Indonesia,” tukasnya.
Pentolan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Jember tersebut menambahkan, ditetapkannya hari santri nasional tanggal 22 Oktober,  merupaan bentuk pengakuan pemerintah terhadap peran santri, yang notabene merupakan basis NU.
NU dan pesantren tidak bisa dipisahkan. “Itu bukti bahwa Presiden Jokowi mengakui peran dan jasa NU,” jelasnya.
Oleh karena itu,  Eksan mengaku aneh jika ada gerombooan orang yang tidak punya saham dan jasa apapun terhadap pendirian Indonesia, tiba-tiba mau mengubah ideologi negara. Gerombolan tersebut dewasa ini cukup meresahkan masyarakat dengan gerakannya yang radikal, mengusung misi khilafah.
“Bom bunuh diri yang menyalak di beberapa tempat belakangan ini, tak lepas dari misi itu. Dan itu sebenarnya adalah cemin dari pemahaman yang dangkal terhadap ajaran agama,” tandasnya. (win)

Related posts

Leave a Comment