ITS Lanjutkan Program Pembangunan Jamban Sehat di Surabaya

WhatsApp Image 2018-05-28 at 15.56.21

WhatsApp Image 2018-05-28 at 15.56.21Surabaya, Detakberita – Pada tahun ini PPDM ITS akan melanjutkan pembangunan jamban sehat di Surabaya, diantaranya wilayah Kelurahan Keputih.

“Tahun ini akan kami lanjutkan, target kami tahun ini (kelurahan) Keputih sudah bisa dinyatakan bebas buang air besar sembarangan,” ujar ). Ir Eddy Setiadi Soedjono Dipl SE MSc PhD, Ketua Program Jamban Sehat dari Pusat Studi Potensi Daerah dan Pemberdayaan Masyarakat (PDPM) ITS, Rabu (30/5).

Insinyur Teknik Lingkungan ini juga mengatakan, program ODF di tiga kelurahan sekitar ITS ini sebagai salah satu langkah untuk turut mendukung program Pemerintah Kota Surabaya yang mulai tahun 2015 lalu juga turut mencanangkan program masyarakat Surabaya bebas BABS.

“Di Surabaya ini ada 154 kelurahan dan ternyata yang bebas dari BABS ini tidak lebih dari 60 kelurahan, oleh karenanya hal ini juga bisa dikatakan sebagai wujud sumbangsih ITS terhadap Kota Surabaya,” ungkap pria yang juga akan mendapatkan penghargaan sebagai Praktisi Penggiat Sanitasi dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada hari jadi Kota Surabaya tanggal 31 Mei nanti.

Tidak hanya berhenti pada ODF, kata Eddot, untuk masalah kesehatan lingkungan PDPM ITS tahun ini juga menargetkan adanya sertifikasi makanan sehat bagi pedangang kaki lima (PKL) di sekitaran ITS. “Setelah program ODF ini berhasil, lingkungan sudah sehat. Kita juga akan membina para PKL yang ada di sekitaran wilayah ITS dan kita harapkan PKL yang ada terjamin untuk kualitas kebersihan makanannya,” terangnya.

Pihak ITS juga akan memfasilitasi untuk uji laboratorium makanan bagi para PKL yang akan disertifikasi. “Sebagai lingkungan yang turut menentukan kesehatan mahasiswa-mahasiswa ITS, kami juga ingin para penjual makanan di sini sudah terjamin semua untuk masalah kesehatan makanannya,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor ITS Prof Ir Joni Hermana MSc ES PhD mengatakan, program ini merupakan wujud nyata sumbangsih ITS kepada masyarakat Kota Surabaya khususnya di tiga kelurahan sekitar ITS. Program jamban sehat, merupakan langkah yang harus dilakukan, utamanya ini berkaitan dengan kualitas hidup masyarakat khususnya di kawasan sekitar ITS. “Adanya program jamban sehat harus didukung bersama, sehingga masyarakat kita akan menjadi lebih berkualitas dan lebih produktif,” ujar Guru Besar Teknik Lingkungan ini. (win)

Related posts

Leave a Comment