Ruben Sanadi Segera Bergabung Dengan Tim

B8A09906-1569-4A0A-9F57-6FCFA3FC9238

Ruben memang sudah merasakan ada yang aneh pada pangkal paha kanannya saat Green Force –julukan Persebaya — menaklukan sang rival, Arema FC dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, 6 Mei lalu. Namun, loyalitas dan totalitas untuk membela Persebaya sangat tinggi, menjadi alasan kuat Ruben menahan rasa sakit itu.

Bahkan, ketika Persebaya bertandang ke markas Borneo FC sepekan kemudian, Ruben pun masih berjuang untuk menyembunyikan rasa sakit tersebut. “Semua karena demi nama besar Persebaya. Saya seperti tidak tega melihat para pemain berjuang di lapangan sendirian. Saya selalu ingin bersama mereka di lapangan, meski ada sedikit rasa sakit di paha,” ujarnya.

Namun, upaya Ruben menahan rasa sakit itu, akhirnya patah, setelah Persebaya menahan imbang tuan rumah Borneo FC dengan skor 2-2 di Stadion Segiri Samarinda, 11 Mei lalu. Ruben terlihat keluar lapangan dengan berjalan pincang. Dia pun harus menjalani tes Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk melihat langsung gambar struktur dan organ tubuh di bagian pahanya.

PersebayaApa yang dialami oleh Ruben tersebut, cukup membuat Angel Alfredo Vera, pelatih Persebaya terpukul. Sebab, dalam waktu bersamaan, Nelson Alom, pemain pilar Persebaya yang lain, juga mengalami cedera serius. Nelson mengalami robek pada otot pangkal paha bagian kiri yang membuat dia harus beristirahat total selama empat pekan.

“Puji Tuhan, ternyata tidak ada masalah serius. Dan, menurut dokter, saya disarankan untuk tidak melakukan aktivitas berat untuk otot bagian bawah. Jadi, untuk sementara, saya hanya latihan penguatan otot tubuh bagian atas saja, mulai dari perut ke atas,” jelasnya. “Jadi, kemungkinan hari Rabu nanti saya sudah bisa berlatih secara normal,” kata Ruben yakin. (pi/win))

Related posts

Leave a Comment