Beri Pemahaman Mahasiswa, Unusa Cegah Radikalisme

WhatsApp Image 2018-04-13 at 18.16.06

WhatsApp Image 2018-04-13 at 18.16.06Surabaya, Detakberita- Beberapa waktu yang lalu,  pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menyoroti isu ekstrimisme dalam beragama khususnya pendidikan Islam. Sebab, kasus ini dapat mengancam keberagamaan dan nasionalisme. Hal itulah yang kini juga diantisipasi oleh Universitas Nahdaltul Ulama Surabaya (Unusa), dengan memberikan pemahaman terhadap keberagaman dan nasionalisme.

Dalam pembekalan tersebut, Unusa menghadirkan Wakil Rektor Unusa Prof Dr Kacung Maridjan dan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan, di Ruang Fastron Unusa Surabaya, Jumat (13/4). ” Ekstrimisme beragama saat ini sudah terjadi ditengah-tengah kita, ini sebagai akibat dari pengaruh di lingkungan sekitar kita yang kurang dalam  pemahaman ajaran agama,”ujar Kapolrestabes Kombes Pol Rudi Setiawan.

Dalam kesempatan tersebut Kaporestabes memberikan gambaran terhadap beberapa kasus-kasus yang terkait dengan agama, bahwa wujud dari ekstrimisme beragama tersebut salah satunya  berupa ajaran radikalisme oleh kelompok tertentu. Menurut kelompok radikal tersebut bahwa ajaran dan tindakannya dianggap paling benar.

Oleh karena itu,  pihaknya berusaha memberikan pemahaman pada mahasiswa terkait pendidikan Islam yang benar, sehingga ekstrimisme beragama atau radikalisme bisa dicegah sedini mungkin. Ia tidak ingin konflik agama yang terjadi di beberapa daerah maupun dibeberapa negara, terjadi lagi di Surabaya.

Sementara itu, Wakil Rektor Unusa Prof Kacung Maridjan mengatakan bahwa pemahaman akan pendidikan Islam juga dilakukan oleh Unusa, dengan memberikan pendidikan Islam Ahlusunnah Wal Jamaah (Aswaja) yang mengajarkan keseimbangan dan toleran dalam menjalankan Agama Islam. (slamet)

Related posts

Leave a Comment