HUT Bareng Pegadaian, Herman Ingin Agen Meningkat Menjadi 680 Unit

IMG-20180402-WA0160

IMG-20180402-WA0160SURABAYA, Detakberita -Tanggal 1 April menjadi hari istimewa bagi PT Pegadaian (Persero), tanggal tersebut menjadi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-117. Hari kebahagian Pegadaian juga dirasakan Pimpinan Kanwil XII PT Pegadaian (Persero) Surabaya, Hermawan Aries Andi karena tanggal tersebut juga menjadi kelahirannya. “Saya juga tidak tahu, kenapa dulu bisa berbarengan dengan ulang tahun Pegadaian,” katanya, di Surabaya, Senin (2/4).

Ulang tahun ini terasa istimewa, karena Hermawan bisa merasakan pertama kali di kantor Pegadaian Surabaya. Banyak tantangan yang harus ditaklukan di Kota Pahlawan ini, karena tingkat persaingan semakin padat. Kompetitor juga terus mengalami pembenahan untuk bisa bersaing dengan Pegadaian.

Untuk itu, Hermawan ingin ada perbedaan dengan membuka agen-agen di seluruh Jawa Timur. Secara keseluruhan, agen di Jatim ditargetkan bisa terbuka sebanyak 680 lokasi. Saat ini, jumlah agen yang tersebar diseluruh wilayah Jawa Timur sebesar 500 agen. “Saya ingin agen terus berkembang, nantinya akan bermanfaat untuk Pegadaian,” ujar dia.

Program agen sebenaranya baru dilaunching akhir tahun 2017 lalu, namun PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah XII Surabaya, sudah mendapatkan 500 agen di wilayah Jatim. Agen Pegadaian ini adalah warga yang menjadi mitra layanan PT Pegadaian. “Sejak awal tahun 2018 kami agresif menggandeng masyarakat untuk menjadi agen. Target tahun ini mencapai 650 agen, tapi hingga akhir Maret 2018 sudah ada sekitar 500 agen,” ungkap Hermawan.

Agen Pegadaian ini meliputi tiga jenis, yaitu pertama, agen pemasaran yang bertugas sebagai promosi produk, penyampaian informasi, dan perekrut nasabah baru. Kemudian, kedua, agen pembayaran yang bertugas membantu masyarakat membayar tagihan listrik, telpon, dan menjual pulsa. Ketiga, adalah agen gadai di mana masyarakat dapat menggadaikan barangnya pada agen tanpa harus ke kantor Pegadaian.

“Ujung bisnis kami sebesar 90 persen adalah pembuatan dengan sistim gadai. Jadi agen yang menjadi mitra kami terkait dengan kepanjangan tangan dari layanan kami yang didukung dengan Pegadaian Digital Service (PDS),” terangnya.

Namun diakui Hermawan, agen Pegadaian yang sudah mencapai 500 agen, saat ini baru 50 persen yang melakukan transaksi. Sisanya masih melakukan penyesuaian dan uji coba. Tahun ini, setelah target jumlah agen tercapai, pihaknya akan melakukan pengembangan dan edukasi untuk memaksimalkan kinerja agen.

Ditengah persaingan pasar pembiayaan yang semakin ketat, Pegadaian di tahun ini juga menyiapkan pelayanan melalui Cafe Gadai. Dimana layanan ini akan memanfaatkan aset kantor pelayanan Pegadaian dan literasi terkait pegadaian untuk tempat nongkrong seperti cafe. “Saat ini masih di Jakarta, targetnya akan ada di Surabaya dalam waktu dekat,” tambah Hermawan.

Sementara itu, pada tahun 2018 ini, Pegadaian Kanwil XII ditargetkan bisa menyalurkan dana OSL (Out Standing Loan) hingga Rp 4,8 triliun. Dengan melihat perkembangan yang ada, ia yakin bisa memenuhi target karena masih akan menghadapi bulan Ramadan, Lebaran, masa ajaran baru sekolah dan peningkatan semester II yang selalu lebih tinggi dibanding semester I per tahunnya. “Masih ada bulan yang bisa memiliki pendapatan besar, saya sangat yakin bisa memenuhi target yang ditetapkan,” ucap Hermawan.(arif)

Related posts

Leave a Comment