PK Ahok Ditolak, Haji Lulung : Taubat Saja

Haji Lulung Minta Ahok Bertobat detak berita

Haji Lulung Minta Ahok Bertobat detak berita

Ahok Di Persidangan

JAKARTA, Detak Berita — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Haji Lulung, ikut berkomentar terkait ditolaknya upaya peninjauan kembali (PK) Basuki Tjahaja Purnama di Mahkamah Agung.

Menurut dia, Ahok yang pernah jadi mitranya saat bekerja sebagai gubernur DKI Jakarta, diminta bertaubat atas perbuatannya hingga mendapat hukuman kurungan penjara.

Go Travel Kita

“Oleh karena itu, saya bilang ke Pak Basuki Tjahaja Purnama, sudah lah kembali kepada dirinya sendiri. Taubatan nasuha”, ujar pria yang akrab disapa Haji Lulung di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (28/3/2018).

Lulung berpendapat, upaya Ahok menempuh keadilan atas hukumannya tak memiliki dasar.

“Yang pertama, dia tidak pernah banding. Yang kedua, novum baru itu kepada Buni Yani. Enggak kuat sekali. Dia tidak bisa menemukan hal-hal baru, sehingga keputusan hakim bisa dianulir dengan putusan PK”, ujar dia.

Haji Lulung detak berita

Abraham Lunggana alias Haji Lulung

Mahkamah Agung menolak Pengajuan Kembali (PK) yang diajukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Senin sore (26/3/2018).

“Pertimbangan semua alasannya tidak dapat dibenarkan oleh majelis, jadi ditolak”, ujar juru bicara Mahkamah Agung, Suhadi.

Nantinya, putusan nomor 11/PK/PID/2018 itu akan dilansir di web Mahkamah Agung. Namun, Suhadi belum bisa memastikan waktunya.

Ahok mengajukan PK atas perkara penodaan agama. Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menyatakan Ahok terbukti bersalah melakukan penodaan agama atas pernyataannya soal Surat Al-Maidah ayat 51, saat berpidato di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Majelis hakim memvonis Ahok dengan hukuman dua tahun penjara, pada 9 Mei 2017.

PK diajukan Ahok pada 2 Februari 2018. Ada sejumlah alasan Ahok mengajukan PK tersebut.

DB

Related posts

Leave a Comment