DPD Partai Gerindra Jatim Deklarasikan Prabowo Calon Presiden 2019

WhatsApp Image 2018-03-12 at 18.47.58

WhatsApp Image 2018-03-12 at 18.47.58SURABAYA, Detakberita – Deklarasi pemenangan pasangan calon (Paslon) Gubernur Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno Partai Gerindra Jawa Timur Berlanjut. Partai Gerindra melanjutkan untuk mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai calon Presiden 2019.

 Deklarasi ini muncul seiring dengan desakan 38 DPC (Dewan Pimpinan Cabang) yang ada di 38 kabupaten/kota. Mereka ingin Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subinto mencalonkan kembali sebagai Calon Presiden RI. Pencalonan ini semakin menunjukan kalau seluruh DPD ingin Prabowo maju bersaing dalam pemilihan presiden (Pilpres).

 “Kami deklarasikan ini karena murni aspirasi dari masyarakat bawah, mereka menginginkan pak Prabowo sebagai capres 2019 mendatang,” kata Sekretaris DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad di Surabaya,(Senin,12/3).

Anwar Sadad mengatakan dengan deklarasi tersebut pihaknya optimis Prabowo akan memenangi Pilpres 2019 mendatang. “Kader Partai Gerindra akan all out dengan turun ke bawah untuk menggalang dukungan untuk pak Prabowo di Pilpres 2019,”jelasnya.

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Soepriyatno menyatakan, penetapan Prabowo sebagai Presiden di Jawa Timur juga diikuti provinsi-provinsi lain. Gerindra yakin Prabowo masih sangat layak untuk maju dalam pilpres karena Prabowo memiliki visi dan misi yang sangat jelas.

“Hari ini deklarasi di provinsi-provinsi lain juga dilakukan. DPD akan memberikan surat resminya nanti ke Ketua Umum Partai Gerindra,” katanya.

Untuk menegaskan dukungannya, Soepriyatno meminta kepada 38 DPC di kabupaten/kota untuk maju. Ia ingin DPC secara langsung menyampaikan keinginnya supaya Prabowo maju dalam pilpres. Keinginan dari DPC bukan settingan, artinya masyarakat tingkat bawah benar-benar mengingknan Prabowo maju sebagai calon Presiden.

Soepriyatno mengakui, pihaknya masih butuh partai lain untuk bisa mengangkat Presiden. Untuk itu, Gerinda menginginkan ada koalisi yang dibangun dengan partai lain, sepert PKS, PKB, atau Demokrat. Dalam koalisi ini, yang ditawarkan Gerindra adalah Wakil Presiden, bukan Presiden.

Saat ini, banyak pihak-pihak tertentu yang menginginkan proses pemilihan presiden hanya calon tunggal. Gerindra tidak menginginkan itu, karena calon tunggal akan merusak demokrasi yang ada di Indonesia. Untuk itu, Gerindra akan bertekat untuk mendorong Ketua Umum, Prabowo maju dalam Pilpres.

“Belum tentu calon yang kedua ini kalah, bisa jadi justru calon yang kedua ini menang. Jujur banyak yang mencoba untuk dalam pilpres mendatang menginginkan calon tunggal, kami tidak ingin itu,” jelasnya.

 Dari kajian yang dilakukan Gerindra, banyak persoalan-persoalan yang tidak beres dalam proses pemerintahan, mulai dari ekonomi, infrastruktur, dan kasus-kasus lain yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.(arif )

Related posts

Leave a Comment