Senang Program Gus Ipul-Puti, Warga Eks Dolly Putat Jaya Siap Mendulang Suara

IMG-20180305-WA0012

IMG-20180305-WA0012SURABAYA, Detakberita -Dukungan terhadap pasangan calon (Paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno terus mengalir. Warga eks Dolly Putat Jaya, Surabaya bersedia untuk memenangkan paslon nomor urut dua.

 “Saya sudah bertemu dengan Bu Wali (Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini) untuk membantu memenangkan pasangan Gus Ipul dan mbak Puti,” kata Slamet Soegiono, Wakil Ketua RW 03 Putat Jaya, Sawahan Surabaya,(Senin,6/3).

 Slamet mengatakan, kesediaannya untuk membantu paslon Gus Ipul-Puti karena program-program yang dibuat banyak memihak masyarakat kecil. Diantaranya pendidikan gratis yang dikemas dengan nama Dik Dilan yakni pendidikan digratiskan berkelanjutan. Program ini, ujar dia mirip dengan program Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini yang sempat menggratiskan pendidikan SMA dan SMK.

 Namun, program tersebut terhenti karena ada ketentuan kalau Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak diperkenankan mengucurkan anggaran Negara untuk kepentingan SMA/SMK secara gratis. Saat ini, program tersebut ditangkap paslon Gus Ipul-Puti. Pasangan ini mengakomudir keinginan masyarakat Surabaya dengan menjadi program pendidikan gratis sebagai program utama.

 “Inikan mirip dengan program Bu Wali (Wali Kota Tri Rismaharini). Kami sangat membutuhkan pendidikan bisa digratiskan,” ungkap dia.

 Kota Surabaya, lanjut dia memiliki penduduk yang cukup besar, karena Surabaya menjadi Ibu Kota Provinsi Jawa Timur. Dengan begitu, masyarakat membutuhkan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), dengan cara meningkatkan kualitas pendidikan bagi masyarakat.

 Apalagi, saat ini persaingan untuk mendapatkan pekerjaan sangat ketat. Semua orang harus mampu memiliki ketrampilan supaya bisa mendapatkan apa yang diinginkan. Untuk itu, pendidikan menjadi faktor penting dalam mengasah ketrampilan. “Secara ekonomi kita masih kekurangan. Jadi sangat wajar kalau kita masih berharap pendidikan gratis. Pendidikan menjadi faktor utama peningkatan kualitas masyarakat,” papar Slamet.

 Slamet mengakui, sangat tertarik dengan paslon Gus Ipul-Puti ini saat mengikuti acara pertemuan dengan cucu Soekarno di salah satu mall Surabaya, acara dilakukan dalam penghargaan ‘Pahlawan Ekonomi’. Dalam pertemuan itu, Puti dengan tegas akan meneruskan program-program yang dimiliki Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Program tersebut telah masuk dalam agenda penting paslon Gus Ipul-Puti.

 Diantara program yang dipaparkan adalah Dik Dilan (Pendidikan Digratiskan Berkelanjutan), Satria Madura (Satu Triliun untuk Madura), Desa Cemara (Desa Cerdas Maju Sejahtera), Tebar Jala (Pusat Ekonomi Baru Jalur Selatan), dan Madin Plus Berkelanjutan. Kemudian ‘PKH (Program Keluarga Harapan) Super’, ‘Mas Metal (Masyarakat Melek Digital)’, dan ‘Seribu Dewi (Seribu Desa Wisata)’. “Dari program tersebut terlihat kalau pengembangan desa menjadi prioritas, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat kecil,” terang dia.

 Dengan melihat program ini, sangat penting bagi warga eks Dolly Putat Jaya untuk memenangkan paslon Gus Ipul dan Puti. Gus Ipul dinilai memiliki kemampuan karena memiliki pengalaman mengelola sistem yang ada di tubuh pemerintah provinsi, sementara Puti memiliki pengalaman sebagai akademisi dan anggota DPR RI untuk membuat kebijakan yang bersentuhan dengan masyarakat.(arif ardliyanto)

Related posts

Leave a Comment