Selama Ramadhan, Trafik Facebook Naik 2 Kali, Sangat Tepat Untuk Pasang Iklan

Facebook Signs detak berita

Facebook Signs detak berita

JAKARTA, Detak Berita — 92% pengguna internet Indonesia terdaftar di Facebook dan/atau Instagram, seperti data yang dirilis oleh Facebook Indonesia.

Tentunya data ini menjadi sangat potensial untuk dipakai sebagai penempatan iklan di Facebook dan atau Instagram.

“Bisnis yang sukses sudah paham bahwa perjalanan konsumen, dengan adopsi mobile, mengalami banyak perubahan dari sekadar menunggu bola”, ujar Sri Widowati, Country Manager Facebook Indonesia di Jakarta Jum’at (2/3/2018).

Bulan Ramadhan menjadi salah satu momentum yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis untuk menjaring konsumen melalui platform dalam jaringan.

Pengguna Facebook, ujar Widowati, jauh lebih aktif saat Ramadhan berlangsung.

Menurut riset Facebook, selama Ramadhan postingan yang diunggah di platformnya naik 2 x lipat dibandingkan dengan 3 bulan sebelum dan sesudah Ramadhan.

Para pelaku usaha dapat menggunakan berbagai fitur yang tersedia di Facebook Adds.

Bahkan, khusus selama Ramadhan, Facebook memberikan pelayanan paket iklan yang diberi nama Paket Solusi Ramadhan Facebook.

Menurut Widowati, merek dapat meningkatkan awareness.

“Paket ini menawarkan produk yang dapat membantu bisnis dan brand terhubung dengan konsumen, bahkan sebelum mereka mulai melihat atau menyadari bahwa mereka memerlukan produk tertentu selama Ramadhan”, papar Widowati.

Ada pun, dua layanan yang ditawarkan adalah berjenis iklan video di Facebook dan Instagram Stories serta iklan Tv-Sync.

Widowati menyebut iklan video memiliki potensi yang jauh lebih besar untuk menarik pembeli dibandingkan gambar atau foto biasa.

Data Facebook mencatat selama bulan Ramadhan 2017, waktu tonton video di Facebook naik 74% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Ini soal bagaimana kita membuat mereka mampu menghentikan jempol mereka di postingan kita ketika mereka menyusuri linimasa”, ucapnya.

Kemudian untuk iklan berjenis Tv-Sync ditujukan bagi mereka yang sebelumnya beriklan hanya dengan cara konvensional.

Iklan ini diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih baik dengan menambahkan jangkauan dari audiens yang tidak bisa diraih lewat iklan televisi.

“Ini tidak langsung oleh kita tetapi dipegang oleh Facebook Marketing Partner, ya”, ujar Widowati.

Widowati menilai iklan digital sama pentingnya dengan iklan konvesional.

Menurutnya saat ini 75% audiens televisi menonton tayangan sembari memainkan perangkat ponsel mereka.

Dan lebih dari setengahnya mengaku kegiatan yang mereka lakukan adalah membuka media sosial dan berkomunikasi dengan temannya lewat aplikasi pesan instan.

Dia juga menyatakan pelaku bisnis tidak perlu khawatir akan kejenuhan audiens terhadap iklan produknya karena eksekusi iklan di digital dan di televisi pasti berbeda.

“Meskipun materinya sama tapi iklan pasti dikemas berbeda”, katanya.

DB

Related posts

Leave a Comment