Tradisi Serak Gulo Lestarikan Kebudayaan India Di Padang

Festival India di Padang detak berita

Festival India di Padang detak berita

PADANG, Detak Berita — Ratusan warga Kota Padang keturunan India pagi tadi ikut ambil bagian dalam kegiatan Festival Kebudayaan India.

Festival tersebut merupakan bagian dari rangkaian Tradisi Serak Gulo yang berlangsung di Komplek Masjid Muhamaddan, Perkampungan Orang India, Kelurahan Batipuah, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang.

Festival tersebut dibuka langsung oleh Pjs Walikota Padang yang diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang Medi Iswandi.

Kepada media Medi Iswandi menjelaskan, festival tersebut merupakan salah satu upaya dari Pemerintah Kota Padang untuk mengangkat dan menghidupkan kembali nilai-nilai tradisional dan budaya yang ada di Kota Padang.

“Ini merupakan ide dari teman-teman komunitas warga Padang Keturunan India, kebudayaan ini harus dipertahankan, Pemko Padang selalu mendukung dan festival ini merupakan bagian dari Pariwisata dan Iconnya Kota Padang”, ujar Medi Iswandi, Kamis pagi (15/2/2018).

Selain itu, dijelaskan Medi Iswandi, Pemerintah Kota Padang juga akan menghidupkan kembali tradisi dari masyarakat Tionghoa yakni Cap Go Meh yang merupakan puncak dari Perayaan Tahun Baru Imlek setiap tahunnya.

“Ya memang setiap komunitas yang di Kota Padang ingin kita kembangkan dalam rangka menjadi potensi wisata Kota Padang”, tambah Medi.

Sementara itu tokoh masyarakat keturanan India di Kota Padang Ali Khan mengatakan, festival kebudayan India dalam memeriahkan tradisi serak gulo tersebut baru pertama kali di selenggarakan.

Jenis makanan yang diperlombakan yakni memasak nasi Biryani, Kari Dalca, dan Parci Nenas. Selain itu juga menggelar musik ghazali.

“Sesuai dengan permintaan Pemko tahun lalu, agar tradisi serak gulo juga dirangkai dengan berbagai kegiatan, sehingga nilai-nilai tradisi kebudayaan India dapat dilestarikan”, terang Ali Khan.

Ali Khan menjelaskan, tradisi Serak Gulo adalah tradisi turun-temurun yang diperingati setiap tahun pada 1 Jumadil Akhir penanggalan kalender Hijriyah dengan menaburkan gula pasir yang diperebutkan warga dalam rangka memperingati hari lahir Souhul Hamid.

Ali Khan menambahkan Souhul Hamid salah seorang penyebar agama Islam dan serak gulo merupakan simbol manisnya ilmu yang diberikan.

Tradisi serak gulo merupakan salah satu kebudayaan masyarakat India muslim yang dibawa ke kota Padang dimana di dunia hanya dilakukan pada dua tempat yaitu di Kota Padang Sumatera Barat dan India.

Kegiatan tersebut betujuan untuk menyambung silaturahim dan meningkatkan kepedulian untuk saling berbagi merupakan filosofi dari kegiatan ini.

DB

Related posts

Leave a Comment