Duterte Sepakat Beli 16 Heli Bell 412 EPI Kanada Senilai Rp 3,3 Triliun

Duterte Beli 16 Bell Perangi ISIS detak berita

Duterte Beli 16 Bell Perangi ISIS detak berita

FILIPINA, Detak Berita — Presiden Rodrigo Duterte memborong helikopter berkemampuan serang dari Kanada untuk melawan militan ISIS dan pemberontak komunis di Filipina.

Helikopter ini akan menggantikan senjata lama yang telah uzur.

Diberitakan Reuters, Filipina pada Selasa (6/2/2018) menandatangani kesepakatan dengan Kanada untuk pembelian 16 helikopter Bell 412EPI seharga 233,36 juta dolar AS atau lebih dari Rp 3,3 triliun. Pengiriman pertama akan dilakukan pada awal tahun depan.

Pembelian ini sesuai dengan komitmen Duterte memodernisasi persenjataan Filipina dalam melawan kelompok pemberontak.

Di selatan negara itu masih bercokol kelompok militan yang telah berbaiat kepada ISIS. Ada juga pemberontak Maois yang berpaham komunis.

“Helikopter ini akan digunakan militer untuk operasi keamanan dalam negeri”, kata kepala bagian perencanaan di kemiliteran Filipina, Mayor Jenderal Restituto Padilla.

Selain untuk memberantas pemberontak, kata Padilla, helikopter ini juga bisa digunakan untuk keperluan pencarian korban dalam tragedi bencana alam.

Rencananya helikopter ini akan menggantikan heli peninggalan Perang Vietnam, UH-1H Huey, bekas Amerika Serikat.

Ini kali kedua Filipina membeli heli Bell dari Kanada. Pada 2014, Filipina membeli delapan varian Bell dengan kelas yang lebih rendah dengan harga setara Rp 4,8 miliar.

Untuk memodernisasi persenjataan, Filipina telah menganggarkan 125 miliar peso (Rp 33 triliun) dalam lima tahun ke depan.

Prioritas Filipina adalah persenjataan untuk menjaga keamanan dari ancaman dalam negeri dan di perbatasan.

Filipina juga membeli tiga kapal fregat dari Korea Selatan, radar pertahanan udara dari Israel, kendaraan lapis baja, pesawat patroli jarak-jauh, senapan serbu, dan peluncur granat dari Rusia.

DB

Related posts

Leave a Comment