Maladewa Umumkan Dalam Keadaan Darurat

Presiden Maladewa Abdullah Yameen
Presiden Maladewa Abdullah Yameen
Presiden Maladewa Abdullah Yameen

MALADEWA, Detak Berita — Buntut dari pencabutan tuduhan terorisme terhadap sembilan tokoh oposisi oleh Mahkamah Agung, Presiden Maladewa Abdullah Yameen mengumumkan status darurat.

Selain itu, dilakukan penangkapan mantan presiden Mohamed Nasheed, dan juga Hakim Agung Abdullah Saeed, dan hakim dari Mahkamah Agung lainnya.

“Presiden terpaksa menyatakan status darurat karena risiko saat ini terhadap keamanan nasional”, demikian pernyatan dari Kantor Kepresidenan Yameen, seperti dilansir Reuters.

“Pelaksanaan keputusan Mahkamah Agung saat ini tidak sesuai dengan pemeliharaan keamanan publik”, sambung pernyataan tersebut.

Polisi juga menangkap mantan presiden lainnya, Maumoon Abdul Gayoom, yang merupakan saudara tiri Yameen.

Sepertidiketahui, Gayoom yang pernah memerintah Maladewa selama 30 tahun hingga 2008 kini menjadi oposisi.

Dalam sebuah rekaman yang diunggah Gayoom ke media sosial, ia menyebut jika penangkapan terhadap dirinya tidak beralasan.

“Saya tidak melakukan kejahatan apapun, penangkapan ini tidak sah. Saya akan tetap kuat, dan minta orang-orang yang saya cintai juga kuat”, ujar Gayoon.

Sejak resmi menjabat sebagai presiden pada tahun 2013, Yameen mendapat tekanan dari dalam dan luar negeri, terutama Amerika Serikat dan India.

DB

Related posts

Leave a Comment