Tanpa Informasi, Dinkes Kota Surabaya Terapkan Pengurangan Jam Kerja Pegawai Outsourcing

dinkes surabaya

Dinkes Surabaya detak berita

SURABAYA, Detak Berita – Tanpa pemberitahuan yang jelas, Dinas Kesehatan Kota Surabaya akan menerapkan sistem pengurangan waktu kerja bagi pegawai outsourcing.

Dari keterangan sejumlah pegawai outsourcing dilingkungan Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Surabaya, menjelaskan bahwa program pengurangan waktu kerja yang akan diterapkan pada tahun 2018 ini yaitu menerapkan satu bulan libur dalam satu tahun dan pada masa libur satu bulan tersebut pegawai tidak akan menerima gaji bulan tersebut.

“Jika ini diterapkan, kami harus diliburkan tanpa ada gaji, padahal kami sudah mengabdi bertahun-tahun di puskesmas milik pemerintah kota Surabaya”, ujar salah satu pegawai outsourcing yang tidak ingin disebutkan namanya,di Surabaya, (9/1/2018).

Ia menambahkan pihak pegawai outsourcing saat ini merasa resah karena bisa jadi pengurangan waktu kerja tersebut bakal diperpanjang lagi yang berdampak pada pengurangan pegawai outsourcing dilingkungan Dinas Kesehatan Kota Surabaya.

“Saya resah mas, takut kehilangan pekerjaan, padahal cari kerja saat ini semakin sulit”, tambahnya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Surabaya menolak memberikan informasi terkait seputar program tersebut.

Lia salah satu staf UP Dinkes Surabaya mengatakan tidak tahu tentang hal tersebut dan menyarankan agar bertanya langsung pada kepala dinas. (slam)

DB

Related posts

Leave a Comment