HNW : Kader PKS Jangan Mudah Mem-Bid’ah-kan

PKS Logo detak berita

PKS Logo detak berita

JAKARTA, Detak Berita — Partai Keadilan Sejahtera atau PKS harus tampil lebih progresif agar menjadi partai besar dan memenangkan Pemilu 2019.

Hal itu disampaikan Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Aljufri.

“Kehadiran sejumlah tokoh yang masuk ke PKS merupakan hal yang menjadikan partai progresif”, katanya dalam rilis PKS, Minggu (24/12/2017).

Menurut dia, bila PKS ingin menang dalam Pemilu 2019 maka jangan berlama-lama konsolidasi tetapi cukup dilakukan untuk menghimpun energi.

Kader partai, lanjutnya, harus lebih sering lagi turun ke masyarakat dalam rangka membantu kebutuhan warga.

Habib mengingatkan berkhidmat untuk rakyat jangan hanya menjadi tagline atau semboyan perjuangan belaka.

Sementara itu mantan Presiden PKS Hidayat Nur Wahid menginginkan kader PKS jangan eksklusif tetapi tetap berperan aktif di tengah masyarakat dalam fokus berdakwah di bidang politik dan memperbaiki keadaan negeri ini.

“Seluruh kader harus punya kemampuan untuk berkomunikasi secara lebih luas. Jangan eksklusif. Berperanlah di tengah masyarakat”, kata Hidayat Nur Wahid.

Hidayat menginginkan kader PKS selalu menjadikan Rasulullah sebagai contoh teladan dalam berpolitik di Tanah Air.

Menurut dia, dalam pemilu 2019 nanti tidak ada kata tawadhu atau rendah hati sehingga mengalah dari kandidat partai lain, tetapi yang ada adalah fastabiqul khairat, berlomba-lomba dalam kebaikan.

“Indonesia yang ingin kita wujudkan adalah Indonesia yang hasanah fid dunya wal akhiroh (baik dalam urusan dunia, baik pula dalam urusan akhirat). PKS ingin menghadirkan masyarakat yang madani (damai dalam kemajemukan) bukan masyarakat yang medeni (menakutkan)”, kata Wakil Ketua MPR itu.

Ia menambahkan kader PKS jangan mengotak-kotakan kebaikan dan jangan mem-bid’ah-kan apa-apa yang sudah dianggap baik oleh masyarakat karena sebagai muslim, hendaknya semua jenis kebaikan dikerjakan.

DB

Related posts

Leave a Comment