Resmikan Tol Jombang – Mojokerto, Jokowi Harapkan Mampu Urai Kemacetan

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat M. Basoeki Hadimoeljono (kedua kiri), Sekretaris Kabinet Pramono Anung (kanan), Presiden Direktur Marga Harjaya Infrastruktur Wiwiek D. Santoso (kiri) dan Gubernur Jawa Timur Soerkarwo (kedua kanan) menekan sirine sebagai tanda peresmian Tol Jombang-Mojokerto pada hari Minggu (10/9).
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat M. Basoeki Hadimoeljono (kedua kiri), Sekretaris Kabinet Pramono Anung (kanan), Presiden Direktur Marga Harjaya Infrastruktur Wiwiek D. Santoso (kiri) dan Gubernur Jawa Timur Soerkarwo (kedua kanan) menekan sirine sebagai tanda peresmian Tol Jombang-Mojokerto pada hari Minggu (10/9).
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat M. Basoeki Hadimoeljono (kedua kiri), Sekretaris Kabinet Pramono Anung (kanan), Presiden Direktur Marga Harjaya Infrastruktur Wiwiek D. Santoso (kiri) dan Gubernur Jawa Timur Soerkarwo (kedua kanan) menekan sirine sebagai tanda peresmian Tol Jombang-Mojokerto pada hari Minggu (10/9).

SURABAYA, Detak Berita – Presiden Joko Widodo hari ini (10/9) meresmikan beroperasinya tol Jombang-Mojokerto Seksi II dan Seksi III dengan total ruas sepanjang 24,9 kilometer. Tol tersebut merupakan bagian dari pembangunan Tol Trans-Jawa.

Dalam peresmian tersebut, Jokowi menyampaikan pemerintah berupaya mengakselerasi proses pembangunan infrastruktur seperti jalan tol, pelabuhan, dan bandara. Proyek tol Trans-Jawa misalnya, ditargetkan dapat rampung pada akhir 2018.

“Jalan ini [tol Jombang—Mojokerto] harusnya selesai dari dulu karena dimulai pada 1996. Persoalan seperti itu banyak terjadi di daerah seperti Jateng, Jabar, Sumatera,” jelas Jokowi, Minggu (10/9).

Jokowi menjelaskan dengan mempercepat berbagai proses pembangunan infrastruktur, maka belanja yang harus dikeluarkan Indonesia akan lebih dapat ditekan. Pasalnya, pengeluaran seperti konstruksi dan pengadaan lahan dapat memakan jumlah yang cukup besar.

Jalan tol Jombang—Mojokerto tercatat memiliki panjang total 40,5 kilometer dan merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang dicanangkan pemerintah. Seluruh ruas jalan tol tersebut akhirnya dapat beroperasi secara penuh setelah terhubung dengan ruas tol Ngawi—Kertosono.

Dalam peresmian tersebut, Jokowi didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Stafsus Presiden Johan Budi, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Hadir pula Presdir PT Marga Harjaya Infrastruktur (ASTRA Infra Toll Road Jombang—Mojokerto), Wiwiek D. Santoso.

Wiwiek menjelaskan Tol Jombang-Mojokerto yang telah dioperasikan tersebutakan menghubungkan bagian barat Kabupaten Jombang (Desa Bandarkedungmulyo) dengan bagian utara Kabupaten Mojokerto (Desa Penompo).

“Kami sangat berterima kasih pada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, serta masyarakat Jombang dan Mojokerto yang membantu dalam penyelesaian pembangunan tol Jombang—Mojokerto ini,” ungkap Wiwiek.

Wiwiek menyebut jalan tol tersebut dapat menjadi jalur alternatif untuk mengurai kepadatan lalu lintas di beberapa titik antara lain di by pass Mojokerto (simpang empat Mertex hingga simpang lima Kenanten) serta pertigaan Mengkreng, yang merupakan tempat pertemuan jalur dari 3 wilayah (Nganjuk, Kediri dan Jombang).

“Dengan beroperasinya ruas tol Jombang Mojokerto juga dapat memacu pertumbuhan perekonomian wilayah sekitar jalan tol ini serta Jawa Timur sehingga keberadaannya segera dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Jawa Timur khususnya Jombang dan Mojokerto,” terang Wiwiek.

Adapun, pengoperasian ruas jalan tol Jombang – Mojokerto dilakukan secara bertahap. Seksi 1 sepanjang 14,7 km beroperasi pada Oktober 2014, menyusul seksi 3 sepanjang 5 km yang beroperasi pada November 2016. Seksi 2 sepanjang 19,9 km akan beroperasi pada bulan September 2017 dan seksi 4 sepanjang 0,9 km akan beroperasi bersamaan dengan beroperasinya ruas Ngawi-Kertosono.

Ruas tol Jombang-Mojokerto memiliki 4 gerbang tol, yakni gerbang tol Bandar di Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang ; gerbang tol Jombang di Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, Jombang ; gerbang tol Mojokerto Barat di Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Mojokerto; dan gerbang tol Mojokerto di Desa Penompo, Kecamatan Gedeg, Mojokerto.

Related posts

Leave a Comment