Perppu Ormas Terbit, Pemerintah Kuasa Tanpa Batas

Fadli Zon wawancara detak berita

JAKARTA, Detak Berita – Pemerintahan Presiden Jokowi, Rabu (12/7/2017) telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Ormas. Wakil Ketua DPR Fadli Zon menanggapi penerbitan Perppu ini sebagai bentuk pemerintah diktator gaya baru. “Pembentukan Perppu Tentang Keormasan secara substantif mengarah pada model kediktatoran gaya baru,” tegas Fadli Zon melaui keterangan pers kepada  awak media, Rabu (12/7/2017). Fadli  menjelaskan, beberapa poin yang dihapus oleh pemerintah seperti pasal 68 UU nomor 17 Tahun 2013 yang mengatur ketentuan pembubaran Ormas melalui mekanisme lembaga peradilan. Begitu juga Pasal 65, yang mewajibkan pemerintah untuk meminta…

Read More

Polisi Tangkap Dua Pelaku Penusukan Hermansyah, Tiga Lainnya Dalam Pemburuan

Dua pelaku penganiayaan, pengeroyokan, dan penusukan terhadap pakar IT ITB Hermansyah, Edwin Hitipeuw (kedua kanan) dan Laurens Paliyama (kanan) diamankan Polisi di Polda Metro Jaya, Jakarta.

DEPOK, Detak Berita – Polisi menggeledah rumah tersangka penyerang ahli IT Hermansyah di Pancoran Mas, Depok, Rabu (12/9/2017). Petugas mencari barang bukti kasus tersebut. Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho, kepada wartawan, mengatakan penggeledahan dilakukan di rumah Edwin Hitipiew (37) di Pancoran Mas untuk melengkapi berkas penyelidikan. Juga, untuk mengumpulkan barang bukti Menurutnya, dalam penggeledahan ditemukan sejumlah barang bukti yang dicarinya. “Kami mendapatkan baju yang digunakan pelaku saat kejadian,” ujarnya. “Soal pisau masih dalam pencarian kami.” Edwin Hitipeuw (37) dan Laurens Paliyama (31) ditangkap pada dini hari tadi. Keduanya…

Read More

Napi Kabur Akibat Lapas Nusakambangan Hanya Dijaga Tiga Petugas

Yasonna Laoly nusakambangan detak berita

JAKARTA, Detak Berita – Menkumham Yasonna H. Laoly mengancam akan mengenakan sanksi berat kepada Petugas Lembaga Pemasyadakatan (Lapas) Besi,  Nusakambangan, Cilacap, Jateng, jika terbukti lalai sehingga dua orang narapidana (napi)  kabur, Minggu (9/7/2017). “Sekarang tengah diteliti oleh Tim Inspektorat Jenderal (Itjen). Jika Terbukti ada kesalahan petugas,  maka akan ditindak tegas sesuai dengan tingkat kesalahan,” kata Yasonna, di Gedung Parlemen,  Senayan, Jakarta, Rabu (12/7/2017). Kedua Napi yang kabur dari Lapas Kelas II A itu, adalah Hendra bin Amin dan Agus Triyadi bin Masimum. Saat itu Lapas Besi hanya dijaga tiga orang…

Read More