Walikota Bogor Tendang Motor Parkir Sembarangan Hingga Roboh

Bima Arya tendang motor
Bima Arya tendang motor
Walikota Bogor Bima Arya tendang motor

BOGOR, Detak Berita – Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto berang saat inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Kebon Kembang Kota Bogor. Ia menendang motor milik warga.

Hal itu dilakukan karena melihat adanya parkir liar dan maraknya pedagang Kaki-5 yang berdampak pada kemacetan.

“Peringatan sudah kami layangkan sepekan lalu. Karena tidak digubris PKL dan parkir liar yang masih saja menguasai Pasar Kebon Kembang, saya marah,” kata Bima.

Pasar Anyar nama beken dari pasar Kebun Kembang didatangi Bima, lantaran banyaknya pengaduan yang masuk.

Saat tiba, politisi asal PAN ini langsung menendang sejumlah motor yang parkir di bahu jalan hingga roboh.

Aksi Bima Senin (19/6/2017) pagi ini, membuat pengunjung dan pedagang kaget. Ada juga yang mengambil gambar kejadian itu. Seketika kejadian ini menjadi viral di media online.

“Angkut semua motor yang parkir di bahu jalan,” perintah Bima kepada petugas Satpol PP dan Dishub yang ikut mendampinginya.

Parkir liar yang mengambil separuh badan jalan, belum lagi angkot yang berhenti, membuat pengguna jalan berjam-jam jika melewati jalur ini.

“Separuh ruas Jalan MA Salmun dipakai untuk parkir liar. Mana angkot juga berhenti lama. Akibatnya macet tidak terhindarkan. Sebelumnya saya sudah meminta untuk mengatur parkir sepeda motor agar tidak mengganggu kenyamanan pengunjung pasar maupun pengendara yang melintasi jalur tersebut. Siapa yang tidak emosi melihat ini, menyusahkan orang lain saja,” ujarnya.

Usai beraksi merobohkan motor yang parkir dibahu jalan, Bima meminta kepada dua orang berseragam oranye juru parkir, untuk mengosongkan bahu jalan dari parkir liar.

“Saya tidak mau lihat seperti ini lagi. Harus kosong,” tegas Bima.

Seketika jalur steril dan arus lalulintas lancar.

“Parkir kami tertibkan karena telah memakan tempat. Saya minta jalan ini dikosongkan dan dijaga. Saya akan awasi terus sampai menjelang Hari Raya. Pedagang juga harus mundur dan di beberapa titik harus clear, kedepan saya minta jajaran Dishub dan Satpol PP agar lebih tegas lagi,” ujar Bima.

DB

Related posts

Leave a Comment